Ultimate magazine theme for WordPress.

ANCAMAN PIDANA BAGI PENIMBUN APD

JAKARTA – Kelangkaan Alat Pelindung Diri (APD) membuat banyak dokter dan petugas medis kesulitan mendapatkan APD dan terancam tertular saat menangani pasien positif Covid-19.

Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo memperingatkan bila ditemukan ada oknum yang berusaha menimbun stok alat pelindung diri (APD) tenaga medis, akan dikenakan sanksi pidana.

“Saya ingatkan, jangan sampai ada yang berusaha membuat (barang) langka atau menimbun APD, pasti akan kami proses dengan UU Perdagangan dan UU Kesehatan dan itu ada sanksi pidananya,” kata Komjen Sigit.

Polisi hingga saat ini, terus mengecek kondisi sejumlah perusahaan produsen dan distributor APD untuk memeriksa ketersedian APD.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Direktur Tipideksus Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Daniel Tahi Monang Silitonga, yang menjelaskan adanya kelangkaan APD untuk tenaga medis pasien corona atau Covid-19 disebabkan oleh kebutuhan dalam negeri yang sangat besar. Pihaknya juga telah menginstruksikan produsen untuk tetap membuat APD dalam jumlah besar untuk mencukupi kebutuhan medis dalam negeri.

“Beberapa pabrik sudah kami minta memproduksi besar-besaran,” ujarnya.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.