Ultimate magazine theme for WordPress.

FPI Sebar Propaganda Politik Buang Badan Pemerintah Terkait Kepulangan Rizieq

JAKARTA – Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman menyebar propaganda soal kepulangan Imam Besar FPI Rizieq Shihab. Munarman mengatakan hal itu karena Rizieq ingin kembali ke Indonesia untuk menghadiri Reuni Mujahid 212.

Munarman menyudutkan pemerintah dengan menyebut pemerintah bertanggungjawab atas kepulangan Habib Rizieq.

“Badan otoritas Kerajaan Saudi Arabia sudah berupaya mempertahankan apa yang diinginkan sesungguhnya oleh pihak rezim penguasa Indonesia terhadap sosok IB-HRS. Namun rezim penguasa Indonesia berupaya melakukan politik buang badan dan lepas tanggung jawab terhadap IB-HRS,” kata Munarman dalam keterangan pers, Minggu (1/12).

Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Ma’arif sebelumnya mengatakan bahwa Rizieq Shihab bakal kembali ke Indonesia tahun ini.

“Insyaallah (pulang tahun ini),” kata Slamet, Sabtu (30/11), merespon tagar #WelcomeBackHRS di media sosial.

Slamet menegaskan Munarman dan Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama M Yusuf Martak telah bertolak ke Mekkah, Arab Saudi, untuk mengurus kepulangan Rizieq.

“Sampai saat ini ketua GNPF Ulama dan Sekjen atau Sekum FPI sedang berada di kota suci Makkah untuk bisa memastikan, memproses agar beliau bisa kembali ke Tanah Air dalam acara reuni ini,” kata Slamet di Gedung DDII, Jakarta, Jumat (29/11).

Menko Polhukam Mahfud MD sebelumnya telah beberapa kali menegaskan bahwa pemerintah Indonesia sama sekali tak menghalang-halangi Rizieq pulang ke Indonesia. Mahfud pun telah mengkroscek ke sejumlah lembaga termasuk kepolisian dan menyimpulkan tidak ada pihak yang meminta Saudi mencekal Rizieq pulang ke Indonesia.

Isu kepulangan Rizieq kembali mengemuka jelang Reuni Akbar 212 di Monas pada 2 Desember mendatang. Rizieq beberapa kali dikabarkan bakal pulang setelah pergi ke Arab Saudi pada 2017 lalu karena tersangkut sejumlah kasus –beberapa di antaranya sudah dihentikan.

Reuni Mujahid 212 akan digelar 2 Desember besok pukul 02.30 WIB. Acara akan diawali dengan Shalat Tahajud dan disusul rentetan kegiatan lainnya. Setidaknya 1 juta orang ditargetkan hadir dalam acara tersebut. Termasuk diantaranya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. *

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.