Ultimate magazine theme for WordPress.

Masyarakat Harus Waspada Informasi Tak Bertanggungjawab Seputar Corona

JAKARTA – Sebuah video berisi analisa intelijen dibalik merebaknya virus corona di Wuhan dan menjalar ke Singapura beredar. Video ini secara tendensius menyebut sejumlah pertanyaan mengenai penyebaran virus corona di Wuhan.

Video secara tendensius mengupas pihak yang mendapatkan manfaat dari sebuah peristiwa. Di situ disebutkan pihak yang paling memperoleh manfaat dalam penyebaran virus corona, maka dialah pemainnya

Analisa selanjutnya, mengapa virus corona yang pertama kali dilaporkan wabah 14 hari tersebut setelah 300 personel militer Amerika tiba di Wuhan untuk pertandingan dunia militer pada 19 Oktober. Lalu bagaimana dia bisa tahu masa inkubasinya adalah 14 hari?

Pertanyaan kedua, mengapa dan bagaimana pengiriman virus yang sangat mematikan dari laboratorium biologi NML Kanada tersebut berakhir di China pada Maret 2019?

Pertanyaan ketiga, mengapa Amerika menarik dan mengevakuasi pekerja seluruh staf kedutaannya yang berbasis di Wuhan segera setelah pertandingan militer pada akhir Oktober?

Pertanyaan keempat, mengapa Yayasan Bill dan Melinda Gates memprediksi hingga 65 juta kematian via virus cvorona di tahun 2018?

Kemudian, Virus ini menyerupai virus dari kelelawar Afrika Selatan yang langka. Bagaimana virus semacam ini berakhir di Wuhan keleawar Afrika Selatan tesrebut?

Lalu, bagaimana virus melompati penghalang spesies lebih dari tiga hewan tanpa bantuan manusia?

Pertanyaan lainnya, siapa yang menyebarkan dan menyerang babi di Tiongkok? di mana laporan menyebutkan ada droid yang digunakan untuk menyemprot virus babi?

Terdapat pula pertanyaan, mengapa ini terjadi di China ketika Amerika yang memegang paten untuk ‘anonen Coronavirus” pada tahun 2015?

Narasi video juga mengatakan, China yang memiliki banyak hubungan kerjasama dengan Indonesia sudah dinyatakan red alert, kemudian Singapura sudah orange, dan bukan tidak mungkin menuju red. Ketergantungan Indonesia pada Singapura bisa dua kali hubungan dengan China, hal ini bisa mengakibatkan Indonesia shut down.

Jika ditelaah, narasi ini sagat tendensius dan masih perlu dikaji fakta dan kebenarannya. Masyarakat agar terus mewaspadai adanya pihak-pihak yang memanfaatkan kasus virus Corona untuk kepentingan sepihak.

Perlu diketahui, hingga kini pemerintah terus berupaya dalam mencegah dan menanggulangi virus Corona di Indonesia melalui berbagai kebijakan dan pendekatan. Masyarakat diminta bersikap bijak dan tidak panik.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.