Ultimate magazine theme for WordPress.

POLISI MERINGKUS PEMASOK SENJATA KKB DARI FILIPINA

JAKARTA – Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) Operasi Nemangkawi 2020 berhasil meringkus penjual, pembeli dan pengantar senjata beserta amunisi dari Filipina untuk dikirim ke kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua dan Papua Barat.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono menyebut komplotan pemasok senjata untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) itu mengambil senjata dari Filipina dan menyuplai barang di Manado.

“Setelah dilakukan pembuntutan dan penyelidikan akhirnya Satgas Gakkum Ops Nemangkawi berhasil menangkap dan mengamankan pelaku saat turun dari Kapal Lababor. Pelaku merupakan target operasi Satgas Nemangkawi yang telah dipantau selama 27 hari atau semenjak ia berangkat dari Kota Timika, Papua menuju ke Manado,” ungkap Raden di Jakarta, Rabu (25/3).

Pelaku JI (26) berperan sebagai perantara senjata dan amunisi jaringan Filipina – Manado-Manokwari. Kemudian FRK (34) memiliki peran sebagai penjual. Sedangkan RI (22) bertindak sebagai pembeli di Manado. Dari tangan tersangka JI disita antara lain; 1 pucuk senjata api (senpi) US Carabin, 1 pucuk senpi kaliber 38 SCP, 1 pucuk senpi kaliber 45 Caspion, 1 pucuk Baby Uzi 9mm. Amunisi berjumlah 67 dengan perincian amunisi 8,4mm sebanyak 22 butir, kaliber 38 (15 butir), kaliber 45 (15 butir), dan amunisi 9mm sebanyak 15 butir.

Sementara dari tersangka RI disita 1 pucuk senjata api revolver hitam 6 silinder, dan satu butir amunisi kaliber 9mm. Selain itu delapan unit telepon seluler berbagai jenis dan 1 buah buku tabungan BRI dan ATM atas nama RI.

Raden berharap dengan adanya penangkapan ini masyarakat ikut berpartisipasi dengan melaporkan hal-hal mencurigakan untuk mendukung aparat menangkap semua KKB.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.